CHAT Via WhatsApp

artikel

diposkan pada : 07-01-2021 12:51:23

Pemerintah mewajibkan perusahaan untuk mengedepankan kesehatan dan keselamatan kerja bagi pekerjanya, hal itu diatur lewat penggunaan alat pelindung diri (APD).

Kesehatan dan keselamatan kerja harus selalu dikedepankan.

Hal tersebut bahkan sudah diatur oleh berbagai peraturan yang pemerintah buat.

Umumnya, berisi anjuran agar setiap perusahaan mementingkan keselamatan para pekerjanya.

Aspek keselamatan itu lalu dimanifestasikan oleh penggunaan alat pelindung diri (APD), sebagia bentuk dari kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Sahabat, ada banyak APD dalam bekerja yang disesuaikan jenis pekerjaanya.

Apa saja jenis-jenis APD tersebut?

Dilansir dari berbagai sumber, simak pada poin berikut ini.

1. Kaca Mata

Fungsi kaca mata sebagai alat kesehatan dan keselamatan kerja dalam konteks pelindung diri begitu vital.

Seperti diketahui, organ mata sangat sensitiv terhadap benda asing di luar.

Nah, Kaca mata inilah yang berfungsi untuk melindungi mata dari benda asing..

Misalnya debu, asap, percikan air, dan material lain yang dapat beterbangan menuju mata.

2. Helm

Pekerja konstruksi wajib menggunakan helm ketika bekerja.

Sama halnya dengan helm untuk kendaraan bermotor, helm kesehatan dan keselamatan kerja dipakai untuk melindungi kepala dari benturan dan material yang dapat berjatuhan.

3. Respirator

Respitor biasanya digunakan di tempat kerja yang berhubungan dengan gas-gas berbahaya, seperti laboratorium, gua yang mengandung gas, hingga tempat nuklir.

Ia sanggup menyaring udara di luar sehingga aman untuk dihirup ke dalam paru-paru.

4. Penyumbat Telinga

Fungsi dari penyumbat telinga adalah menghindari suara yang terlampau bising.

Supaya organ di dalam telinga tidak rusak.

5. Penutup Telinga

Serupa dengan penyumbat telinga, penutup telinga atau ear muffs digunakan untuk menghindari suara bising.

Namun, ear muffs digunakan jika di lingkungan kerja kamu terdapat suara sangat bising hingga 50 db.

6. Masker Pernapasan

Walau tak seampih respirator, tetapi wajib pun dinilai ampuh untuk meminimalkan partikel kecil seperti debu masuk ke dalam saluran pernapasan.

7. Tali Pengaman

Kamu bekerja dalam ketinggian? Perlu dilengkapi alat kesehatan dan keselamatan kerja seperti tali pengaman.

Tujuanya agar menghindari kamu dari potensi kecelakaan seperti terjatuh dari ketinggian.

Umumnya, ia digunakan ketika jenis pekerjaan pada ketinggian minimal 2 meter.

8. Sabuk

Mirip dengan tali pengaman, sabuk digunakan sebagai alat pencegah terjatuh dari ketinggian.

Akan tetapi, sabuk hanya mengikat pinggang.

Selain itu, sabuk wajib digunakan ketika kamu mengendarai kendaraan proyek.

9. Pelindung Wajah

Fungsi yang ia miliki seperti namanya, yakni melindungi wajah dari berbagai benda asing ketika bekerja.

Ia pun dapat menghindari gas, zat kimia berbahaya, hingga percikan panas.

10. Sepatu Boots

Lazim digunakan untuk menghindari tempat berair atau becek.

Namun, sepatu boots pun berfungsi untuk melindungi kaki dari cairan kimia berbahaya, benda tajam, dan potensi berbahaya lain yang dapat mengenai kaki.

11. Sarung Tangan

Sarung tangan wajib dikenakan karena berfungsi untuk menghindari risiko cedera.

Sarung tangan untuk kesehatan dan keselamatan kerja sendiri mempunyai beragam jenisnya.

Jenisnya, dibedakan berdasarkan tempat bekerja.

12. Sepatu

Tampak seperti sepatu pada umumnya, tapi sepatu untuk kesehatan dan keselamatan kerja berbahan kulit dan sol kuat serta tebal.

Berfungsi untuk menghindari benturan, menginjak benda tajam, cairan kimia, tahan panas, hingga tahan terhadap listrik.

13. Pelampung

Pelampung lumrah digunakan untuk kamu yang tengah bekerja di laut atau perairan dalam.

Alat ini digunakan sebagai media pencegah agar tidak tenggelam.

14. Rompi

Bekerja di malam haris misalnya untuk jalan umum wajib menggunakan rompi.

Pasalnya, rompi dipakai sebagai sumber cahaya atau refektor ketika cahaya sangat minimal.

15. Jas Hujan

Jangan sepelekan fungsi jas hujan.

Walau lumrah digunakan oleh masyrakat umum, ketika bekerja jas hujan berfungsi untuk melindungi diri dari air hujan atau percikan air yang intens.

Tak hanya tahan air, jas hujan untuk kesehatan dan keselamatan kerja umum dirancang tahan panas atau api.

16. Wearpack

Wearpack biasanya digunakan sebagai pelindung diri dengan risiko tingkat tinggi.Digunakan untuk menghindari panas, api, minyak, dan bensin.

Umum digunakan untuk pekerja tambang hingga pemadam kebakaran.

17. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Selain melindungi diri, kamu pun perlu menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan atau disingkat APAR.

Alat ini digunakan untuk mengendalikan api kecil.

Setiap perusahaan wajib mempunyai APAR untuk mencegah pontesi kebakaran.